Halaman ini sedang dimuat

Ada yang bisa kami bantu?

Temukan artikel sesuai kebutuhan Anda

Bagaimana Cara Mengelola Peran Akses (Access Role)

Article author
Help Center Mekari
  • Diperbarui

Pembagian access role dilakukan untuk membatasi hak akses setiap karyawan sesuai dengan fungsinya. Pembatasan ini terutama ditujukan untuk informasi konfidensial seperti data gaji, pajak, dan perubahan kebijakan perusahaan. Pastikan access role telah ditetapkan bagi setiap karyawan. Satu karyawan hanya bisa memiliki satu access role.

Terdapat dua Role Type yang bisa Anda pilih yaitu Custom dan Default. Role Type Custom memiliki hak akses memiliki sub-menu yang lebih spesifik daripada Role Type Default.

A. Role Type Default

  1. Untuk membuat Access Role, Anda dapat masuk ke menu Company Setting.
    1.png
  2. Masuk ke tab Users dan pilih Access Role.
    2.png
  3. Kemudian, klik “New”.
    3.png
  4. Beri nama hak akses pada kolom Role Name.
    4.png
  5. Ada 4 Role yang bisa Anda pilih yaitu Super Admin, Admin, Employee, dan Finance.
    5.png

    - Super Admin merupakan role yang memiliki wewenang tetinggi dibandingkan role lainnya. Seluruh request yang diajukan oleh karyawan secara default akan disampaikan kepada Super Admin untuk disetujui, kecuali ditetapkan lain pada jalur approval berdasarkan job position. Pada umumnya, Super Admin dapat mengakses seluruh database karyawan, melakukan pengeditan kebijakan dan memberikan role kepada karyawan lain.
    - Admin memiliki wewenang yang tidak berbeda secara signifikan dengan Super Admin, hanya saja terdapat pembatasan akses untuk informasi gaji dan pajak. Pada umumnya, Admin berfungsi untuk melakukan penginputan data, seperti karyawan baru, saldo cuti, attendance, dsb.
    - Employee merupakan hak akses yang diberikan kepada karyawan, pemberian akses ini juga sekaligus memberikan akses bagi karyawan untuk menggunakan ESS (Employment Self Service).
    - Finance merupakan hak akses yang diberikan kepada bagian keuangan yang hanya dapat melakukan pencatatan informasi payroll, seperti adjustment payroll component dan proses run payroll.

  6. Pilih filter untuk pembatasan hak akses berdasarkan Organization, Job Position, Job Level dan Branch, sehingga karyawan hanya dapat mengakses data dari filter yang telah dipilih.6.png
  7. Pada bagian Role Type pilih Default.
    7a.png
  8. Maka akan terlihat tampilan seperti berikut.
    8a.png

    - Jika Anda mencentang View, artinya role yang Anda pilih diperbolehkan untuk melihat menu tersebut.
    - Jika mencetang Edit, artinya role yang dipilih diperbolehkan untuk mengedit atau menambahkan menu tersebut.
    - Sedangkan jika mencetang Request, artinya role yang dipilih dapat melakukan request untuk karyawan.
    - Dan pada Payroll Info dan Run Payroll, jika Anda mencetangnya maka role yang Anda pilih bisa mengakses menu tersebut.

B. Role Type Custom

    1. Untuk membuat Access Role, Anda dapat masuk ke menu Company Setting.
      1.png
    2. Masuk ke tab Users dan pilih Access Role.
      2.png
    3. Kemudian, klik “New”.
      3.png
    4. Beri nama hak akses pada kolom Role Name.
      4.png
    5. Pilih salah satu role.
      5.png
    6. Pilih filter untuk pembatasan hak akses berdasarkan Organization, Job Position, Job Level dan Branch, sehingga karyawan hanya dapat mengakses data dari filter yang telah dipilih.
      6.png
    7. Pada bagian Role Type pilih Custom.
      7b.png
    8. Maka akan muncul tampilan seperti berikut.
      8b.png
    9. Terdapat menu serta submenu yang aksesnya bisa Anda atur sesuai dengan Role yang Anda pilih. Misalnya, jika Anda memilih submenu Employee pada menu Employee, maka Role yang Anda pilih dapat melihat (View) serta mengubah atau menambah (Add/Edit) dari submenu yang dipilih.
      9b.png
    10. Dan pada bagian menu Payroll, Anda bisa mengedit pembatasan dengan klik “Edit Restriction”
      10b.png
    11. Maka akan muncul pop-up seperti berikut.
      11b.png
    12. Di sini, Anda bisa mengedit kriteria karyawan yang bisa mengakses menu payroll berdasarkan Organization, Job Position, Job Level dan Branch.
    13. Dan pada bagian menu dan submenu Attendance, jika Anda tidak mengklik bagian View, maka roles tersebut tidak dapat melihat riwayat kehadiran karyawan lain.
      13b.png
    14. Jika semua pengaturan akses role sudah selesai maka, klik "Save" untuk menyimpan.
      14b.png
Bagikan artikel ini

Punya saran dan komentar untuk artikel ini?

Bantu kami meningkatkan kualitas dari guidebook kami dengan mengisi form