Halaman ini sedang dimuat

Ada yang bisa kami bantu?

Temukan artikel sesuai kebutuhan Anda

Bagaimana Cara Mengelola Pengaturan Kebijakan Cuti

Article author
Learning
  • Diperbarui

Time Off (Cuti) merupakan sub-menu yang digunakan untuk mengelola seluruh kebijakan cuti yang berlaku dalam perusahaan. Di Sub Menu ini terdapat fitur View Settings yang berfungsi untuk mengatur masing-masing jenis cuti/izin yang berlaku di perusahaan serta kebijakan cuti berdasarkan peraturan pemerintah. Pada bagian ini Anda akan mempelajari cara mengelola pengaturan kebijakan cuti melalui View Settings.

Berikut langkah-langkahnya.

  1. Masuk ke dalam Menu Time Management, lalu klik "Time Off".
    2022-10-05_10_17_26.jpg
  2. Klik “View Setting” untuk melihat pengaturan kebijakan cuti yang bersangkutan.
    KC_2_1_.png
  3. Setelah masuk ke halaman View Setting  Anda dapat menggunakan kolom Showing atau Search untuk mempermudah pencarian kebijakan cuti tertentu.
    KC_3.png
  4. Centang atau hapus centang, serta isi field-field yang Anda perlukan untuk mengubah pengaturan kebijakan cuti.
    KC_4_1_.png

    No Fitur Penjelasan
    1. Code Singkatan dari nama Time Off (Cuti).
    Contoh: Cuti Tahunan (CT), Unpaid Leave (UL).
    2. Name Nama time off
    3. Duration Jumlah total hari cuti yang dapat digunakan karyawan.
    4. Include Day Off Jika dicentang, maka cuti pada hari libur (day off) akan tetap memotong cuti karyawan.
    5. Allow Half Day Jika dicentang, maka cuti bisa di-request untuk setengah hari (before break/after break).
    6.

    Set Schedule (Half Day)

    Jika dicentang, apabila request cuti setengah hari akan ada pilihan untuk mengisi schedule in atau schedule out.
    7. Set Default Jika dicentang, maka akan otomatis ter-assign kepada karyawan yang baru diinput.
    8. Emerge at Join (Default Only) Jika dicentang, maka karyawan yang baru diinput secara otomatis balance cutinya akan muncul.
    9. Show Jika dicentang, maka cuti tersebut akan muncul dipilihan request Time Off.
    10. Max Request Jumlah maksimal hari yang diambil saat sekali request.
    Contoh: Jika karyawan memiliki 12 balance cuti tahunan tetapi “Max Request” diisi 3 maka karyawan tersebut hanya bisa melakukan request cuti maximal 3 hari dalam satu transaksi.
    11. Allow Minus Jika dicentang, karyawan bisa melakukan hutang cuti.
    12.

    Minus Amount

    Jumlah hutang cuti yang bisa digunakan karyawan
    Contohnya: Jika “Minus Amount” diisi 5 maka karyawan bisa melakukan hutang cuti sebanya 5 hari.

    13.

    Carry Forward

    Jika dicentang, maka sisa cuti yang sudah expired bisa diperpanjang.

    Contoh: Karyawan memiliki sisa 3 cuti tahunan yang akan expired pada bulan Desember dan “Carry Forward” di ceklist maka sisa cuti tersebut bisa diperpanjang.

    14.

    Carry Amount

    Jumlah sisa cuti yang bisa diperpanjang.

    Contoh: Karyawan yang memiliki 3 cuti tahunan yang akan di-expired pada bulan Desember dan jika “Carry Amount” diisi 2 maka sisa cuti yang bisa diperpanjang adalah 2 hari.

    15.

    Carry Expired (Month)

    Jumlah masa periode yang berlaku dari cuti yang di “Carry Forward”.

    Contoh: Jika karyawan memiliki sisa cuti yang akan expired pada bulan Desember dan “Carry Expired” diisi 3 maka sisa cuti tersebut bisa digunakan sampai 3 bulan setelah bulan expired.

    kolom Carry Expired (Month) tidak boleh diisi dengan angka 0.

    16. Time Off Compensation Jika dicentang, maka sisa cuti bisa diuangkan pada saat karyawan resign.
    17.

    Attachment Mandatory

    Jika dicentang, maka untuk pengajuan cuti wajib melampirkan dokumen.

    Anda dapat memperbaharui pengaturan untuk setiap kebijakan cuti dengan mencentang atau menghapus centang, serta isi field-field yang diperlukan.

  5. Pada halaman ini, Anda juga dapat melihat kebijakan cuti berdasarkan peraturan pemerintah.
    KC_5.png
  6. Klik “Save” untuk menyimpan perubahan.
    KC_Rev_1.png
Bagikan artikel ini

Punya saran dan komentar untuk artikel ini?

Bantu kami meningkatkan kualitas dari guidebook kami dengan mengisi form